Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Tiga bocah di Maros tenggelam Di bekas galian tanah, dua diantaranya kakak beradik

Minggu, 17 Mei 2026 | Mei 17, 2026 WIB | Last Updated 2026-05-17T02:22:22Z


Maros-kabar polisi-warga lingkungan  tamarampu kelurahan Bontoa kecamatan Mandai kabupaten Maros digegerkan dengan peristiwa tenggelam nya Tiga bocah,  dilaporkan tewas tenggelam di dua lokasi berbeda , Sabtu siang. 


Dua korban di antaranya merupakan kakak beradik yang tenggelam saat mencari kerang di rawa bekas galian, sementara satu bocah lainnya meninggal dunia saat berenang bersama rekannya di kolam bekas galian yang kerap  dijadikan lokasi pemancingan.

Dua tempat peristiwa tragis tersebut terjadi hampir bersamaan dengan jarak lokasi hanya sekitar setengah kilometer. Warga yang mendengar teriakan minta tolong sempat kebingungan karena mengira kejadian tenggelam hanya terjadi di satu lokasi.


Korban pertama diketahui bernama Muhammad Abrizan, bocah berusia tujuh tahun. Korban tenggelam saat berenang bersama tiga rekannya di sebuah kolam bekas galian di Kelurahan Bontoa. 

Warga yang panik langsung melakukan pencarian secara manual di dasar kolam yang memiliki kedalaman sekitar tiga meter.


Setelah hampir satu jam pencarian, korban akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di dasar kolam. Jenazah korban kemudian dievakuasi menggunakan mobil bak terbuka menuju puskesmas terdekat.


Tidak lama berselang, warga kembali dikejutkan dengan peristiwa tenggelamnya dua bocah kakak beradik di lokasi berbeda yang masih berada di kawasan yang sama. 


Peristiwa bermula saat sang adik terpeleset ke dalam rawa bekas galian saat mencari kerang.Melihat adiknya tenggelam, sang kakak bernama Ica yang berusia 8 tahun berusaha memberikan pertolongan. 

Namun nahas, keduanya justru ikut terseret ke dasar kolam yang memiliki kedalaman hampir dua meter.
Usai dilakukan pencarian selama sekitar dua puluh menit, kedua korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan saling berpelukan di dasar kolam. 

Warga sempat memberikan pertolongan pertama, namun nyawa keduanya tidak dapat diselamatkan.

Sementara,menurut salah seorang warga Achmad Fahmi mengatakan“Warga sempat panik karena ada tiga anak tenggelam di lokasi berbeda dalam waktu hampir bersamaan. 

" warga mengira hanya satu kejadian, ternyata di tempat lain juga ada korban tenggelam. Kolam bekas galian di sini memang cukup dalam dan berbahaya untuk anak-anak.” jelasnya 

Dijelaskan juga Fahmi, kalau Ketiga Jenazah bocah tersebut korban tenggelam ini telah di pulangkan rumah duka masing masing di kecamatan Mandai, kabupaten Maros untuk dimakamkan.

Peristiwa ini menjadi peringatan bagi para orang tua agar lebih mengawasi anak-anak saat bermain di sekitar kubang bekas galian maupun kolam dengan kedalaman berbahaya. 

Selain itu, pemerintah dan warga diharapkan segera memasang tanda peringatan di lokasi rawan guna mencegah jatuhnya korban jiwa kembali.

Laporan ; Herman.
×
Berita Terbaru Update