Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Sambut Harlah Kejaksaan ke-81, Kejari Gowa Ajak Warga “Ngobrol Asyik” Bersama Jaksa

Minggu, 30 Agustus 2026 | Agustus 30, 2026 WIB | Last Updated 2026-08-30T15:12:12Z

Sambut Harlah Kejaksaan ke-81, Kejari Gowa Ajak Warga “Ngobrol Asyik” Bersama Jaksa

GOWA, Kabar Polisi — Kejaksaan Negeri (Kejari) Gowa menggelar program “Ngajak” atau Ngobrol Asyik Bersama Jaksa dalam rangka menyambut Hari Lahir Kejaksaan Republik Indonesia ke-81. Kegiatan ini menjadi ruang bagi masyarakat untuk berinteraksi langsung dengan jaksa sekaligus memperoleh edukasi hukum dengan suasana santai dan terbuka.

Program tersebut dirangkaikan dengan senam pagi bersama Jaksa yang berlangsung di kawasan Car Free Day (CFD) Lapangan Syekh Yusuf, Kabupaten Gowa, Minggu (30/8/2026).

Kegiatan ini mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Sekitar ribuan warga yang berolahraga maupun menikmati aktivitas di kawasan CFD ikut menyaksikan dan berpartisipasi dalam sesi ngobrol santai bersama jajaran Kejari Gowa.

Kepala Kejaksaan Negeri Gowa Bambang Dwi Murcolono, S.H., M.H., melalui Kepala Seksi Intelijen Kejari Gowa Andi Ardiaman, S.H., M.H., mengatakan kegiatan tersebut merupakan momentum untuk mendekatkan institusi Kejaksaan dengan masyarakat secara humanis.

Andi Ardiaman yang menjadi narasumber didampingi Kasubsi 1 Bidang Intelijen Yusticia Zahrani J., S.H., M.H., serta Jaksa Fungsional Juandarita, S.H.

Menurut Andi, program “Ngajak” merupakan inovasi Kejari Gowa dalam meningkatkan kesadaran dan pemahaman hukum masyarakat melalui pendekatan yang lebih komunikatif.

“Program Ngajak ini merupakan inovasi dari Kejaksaan Negeri Gowa untuk edukasi peningkatan kesadaran hukum masyarakat melalui konsep ngobrol santai bersama jaksa yang dikemas melalui dialog interaktif, podcast dan diskusi publik,” ujar Andi Ardiaman.

Ia menjelaskan, konsep tersebut memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk menambah pemahaman mengenai hukum, khususnya terkait berbagai persoalan yang ditemui dalam kehidupan sehari-hari.

Kejari Gowa Perkuat Kepercayaan Publik

Andi menegaskan, kegiatan “Ngobrol Asyik Bersama Jaksa” tidak hanya bertujuan memberikan edukasi hukum, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memperkuat kepercayaan publik terhadap Kejaksaan.

Menurutnya, kepercayaan masyarakat harus dibangun melalui penegakan hukum yang berintegritas, objektif, profesional, dan tidak memihak.

Untuk mewujudkan hal tersebut, Kejaksaan terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia, memperkuat pengawasan internal, serta mengoptimalkan pendekatan restorative justice.

Selain itu, Kejaksaan juga terus memperluas edukasi hukum kepada masyarakat serta membangun pelayanan publik yang semakin transparan, modern, dan berorientasi pada keadilan.

“Pimpinan tak henti-hentinya selalu mengingatkan kepada seluruh insan Adhyaksa untuk terus meningkatkan kapasitas, menjaga integritas, serta menjalankan tugas secara profesional,” jelasnya.

Ia menambahkan, Kejaksaan tidak hanya hadir dalam proses penegakan hukum. Institusi Adhyaksa juga memiliki peran dalam menjaga keadilan, memberikan kepastian hukum, serta menghadirkan kemanfaatan bagi masyarakat.

“Integritas dan profesionalisme merupakan pondasi utama dalam pengabdian Kejaksaan kepada bangsa dan negara,” katanya.

Jaksa Hadir Lebih Dekat dengan Masyarakat

Menurut Andi, Kejaksaan juga terus berupaya mendekatkan diri kepada masyarakat melalui berbagai kegiatan yang positif, edukatif, dan memberikan manfaat.

Kehadiran jaksa di tengah masyarakat, kata dia, diharapkan dapat menghilangkan jarak antara aparat penegak hukum dengan warga.

“Kejaksaan ingin hadir sebagai institusi yang terbuka, mampu berkomunikasi dengan masyarakat, serta turut berkontribusi dalam mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat, termasuk mendorong peningkatan ekonomi di daerah,” ujarnya.

Melalui program “Ngajak”, masyarakat diberikan ruang untuk bertanya dan berdiskusi secara langsung mengenai persoalan hukum. Dialog interaktif tersebut dikemas dalam suasana santai agar informasi hukum lebih mudah dipahami.

Masyarakat juga diharapkan semakin mengenal tugas dan fungsi Kejaksaan sehingga tidak ragu untuk menyampaikan pertanyaan maupun berdiskusi terkait persoalan hukum yang dihadapi.

“Masyarakat diharapkan semakin mengenal Kejaksaan, memahami tugas dan fungsinya, serta tidak ragu untuk bertanya dan berdiskusi mengenai persoalan hukum,” tambahnya.

Kejari Gowa Hadirkan Program Jaksa Menyapa

Selain program “Ngajak”, Kejari Gowa juga terus menghadirkan kegiatan edukasi hukum yang dekat dengan masyarakat melalui program Jaksa Menyapa.

Program tersebut memanfaatkan media radio sebagai ruang dialog interaktif antara masyarakat dan jaksa, khususnya melalui Radio Rewako FM.

Melalui program itu, masyarakat dapat mendengarkan informasi hukum sekaligus menyampaikan pertanyaan dan berdiskusi langsung bersama jaksa mengenai berbagai persoalan hukum.

Dengan menggunakan bahasa yang sederhana dan suasana yang santai, masyarakat diajak memahami tugas dan fungsi Kejaksaan serta meningkatkan kesadaran hukum.

Andi menegaskan, kedekatan dengan masyarakat merupakan salah satu bagian penting dalam membangun institusi Kejaksaan yang dipercaya publik.

“Karena Kejaksaan yang kuat adalah Kejaksaan yang dipercaya masyarakat. Kepercayaan itu dibangun melalui penegakan hukum yang berintegritas, objektif, profesional, serta kehadiran Kejaksaan yang selalu dekat dengan masyarakat,” tegasnya.

Antusiasme masyarakat dalam kegiatan di CFD Lapangan Syekh Yusuf menunjukkan bahwa edukasi hukum dapat dilakukan dengan pendekatan yang lebih terbuka dan humanis.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Lahir Kejaksaan Republik Indonesia ke-81, dengan semangat menghadirkan Kejaksaan yang semakin profesional, berintegritas, dan terpercaya.

Selamat Hari Lahir Kejaksaan Republik Indonesia ke-81. Kejaksaan untuk Indonesia. (*)

Laporan : Andi Arya Rachmansyah/Andi Syamsuryadi Krg Bombong
×
Berita Terbaru Update